RSS

Apakah Benar atau Salah Itu Sih ?

16 Feb



Benar dan salah itu milik siapa sih ? Apakah benar atau salah itu relative sih ? Atau mungkin merupakan milik absolute dari firman Tuhan yang telah termanifestasikan dalam berbagai Kitab Suci yang di agung-agungkan oleh berbagai manusia sampai sekarang ini? Mengapa Tuhan selalu maha benar? Mengapa Dia juga dianggap benar ketika dengan mitos Maha Pemaaf-nya, dia tetap menciptakan sesuatu yang di sebut neraka? Apakah aku salah ketika menentukan standar benar dan salah menurut pemikiranku sendiri? Atau mungkin juga benar? Apakah ini benar ketika aku tidak merugikan kalian baik secara materi ataupun non materi ? Berarti aku telah bertindak yang benar dan begitu juga sebaliknya? Apakah benar atau salah ketika aku memilih untuk tidak sepakat tentang kesepakatan yang telah di bangun tentang standarisasi benar dan salah? Hhhhh….. apakah tidak sebaiknya kita  tiadakan saja kata “benar” atau “salah” ketika kedua kata itu telah di standarisasikan? Benar dan salah, menurutku murni hak kita masing-masing pribadi untuk menentukannya. Tidak ada yang namanya kebenaran mutlak. Karena ketika kita terpaku oleh yang namanya kebenaran mutlak, kita bukan lagi seorang manusia yang bebas dan merdeka. Karena ketika ada yang namanya kebenaran mutlak, maka yang menurut kita benar bisa saja dianggap salah oleh kebenaran mutlak tersebut. Setiap orang punya hati dan otak, maka dari itu aku yakin seyakin-nya bahwa tiap manusia bisa meng-interpretasikan apa itu benar atau salah.. itu jika memang benar bahwa kedua organ tersebut yang paling menentukan ketika kita sebagai manusia mengambil pertimbangan akan sebuah keputusan. Tapi memang benar jika aku sepakat bahwa setiap manusia berhak untuk menentukan mau apa, mau kemana, maupun mau menjadi siapa atau apa mereka. Ini bukan tentang kesombongan sebuah mahkluk yang dinamakan manusia, tapi memang menurutku manusia adalah sebuah mahkluk yang mempunyai naluri dan perasaan dalam kadar yang “lebih” akan hal tersebut. Dan ketika menurut kita selama tidak merugikan individu lain berarti standarisasi kata “benar” menurut kita memang benar, masih ada pertanyaan seperti ini nih, “ Bagaimana dan apa sih standarisasi tentang untung dan rugi?” hahahahahah…. modar aku (MATI AKU)! Benar dan salah ternyata memang sangat absurd ketika dihubung-hubungkan dengan konteks untung dan rugi… aku baru nyadar tentang hal itu kok. Kenapa juga benar dan salah harus di standarkan menurut konteks tertentu ya? Dan aku juga akan bertanya-tanya, bagaimanakah jika benar dan salah harus di komunikasikan sehingga akhirnya tercapai sebuah kesepakatan tentang benar dan salah? Tapi bagaimana juga ketika ada beberapa individu ataupun grup yang tidak / kurang sepakat dengan hasil kesepakatan tersebut? Apakah mereka mau tidak mau harus mengikuti hasil kesepakatan tersebut? hahahahahah…. itulah mengapa aku benci banget dengan yang namanya Standarisasi. Aku, kalian dan orang yang ada si muka bumi ini berbeda-beda, puya pikiran yang beda-beda, aku tidak ingin adanya persaingan apapun bentuknya. Aku ingin manusia itu maju dalam segala hal dan mengembangkan Kolaborasi bukan persaingan. Kenapa, lebih baik berkolaborasi. Mengapa? Dengan berkolaborasi kita akan lebih tau kerjasama dan nikmatnya persaudaraan. (Masak sih….Nggak mudeng aku teh…)

 

                                          Desember 2006

                                            By Dandy (Joe)

 
Leave a comment

Posted by on February 16, 2007 in ARTICLE, Blogroll

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: