RSS

Menggapai Bayangan

17 Feb

Aspirasi ”Batu Cinta”

Aku sipitkan mataku menatap jauh ke depan. Sebuah bayangan melambai-lambai ke arahku. Tenagaku hampir habis dalam keputusasaan sebab selama bertahun-tahun berjalan dan berlari, aku tidak pernah sampai menggapai bayangan itu.

Lanjut »
Sepatu dan kaus kakiku mulai bolong di sana-sini. Pakaianku kotor berdebu membuatku terlihat seperti pengembara yang bermimpi lalu pergi mencari harta karun. Kulitku menghitam sementara senyumku sudah lama pergi dari bibirku.

Hatiku terkoyak-koyak meronta karena hanya bisa melihat bayangan yang terus melambai-lambai di depanku. Aku melangkah tapi tidak pernah tiba di sana. “Apa yang harus kulakukan?”, kataku dalam hati sambil menatap ke langit.

Setiap malam aku tidur menatap bintang-bintang. Setiap siang aku menyeka peluhku yang bercucuran di wajahku. Aku tahu bayangan itu adalah bintang yang kulihat di malam hari dan matahari yang menerangi jalanku yang mulai lemah ini.

“Apa yang harus kulakukan?” tanyaku lagi di suatu pagi. Selesai mereguk air yang kuambil dari sungai, aku melihat sekelilingku. Bayangan yang melambai-lambai itu semakin jauh, sementara aku masih diam di sini. Aku membungkuk, duduk di atas kerikil-kerikil kecil lalu merenung dan berdoa.

“Mencintai adalah keputusan. Mencintai adalah belajar tentang hidup. Mencintai adalah keberanian untuk menanggalkan semua ego dan cinta diri sendiri. Mencintai adalah memberi diri untuk dicintai, memberi diri untuk mencintai. Cinta tidak bisa hidup dalam keangkuhan dan kesombongan. Cinta enggan tinggal di hati mereka yang penuh dengan prasangka. Mencintai berarti mempercayai, bahkan mempercayai hidup di masa depan. Tanggalkan semua, lihat ke depan, engkau akan menggapai bayangan itu”, kata batinku.

Aku bangkit berdiri dengan perasaan berat. Selama bertahun-tahun dalam perjalananku itu, aku sudah terlalu betah hidup dalam kesendirian, mencintai diri sendiri dipelihara oleh keangkuhan dan kesombonganku. Itu semua membuatku sanggup bertahan hidup menghadapi dunia yang tak berbelas kasihan ini.

Bulan demi bulan aku masih berjalan memanggul semua beban yang harus kutanggalkan. Bayangan itu semakin jauh dariku sementara tangannya masih terus melambai ke arahku. Hingga pada suatu ketika, suatu hari, aku akhirnya memutuskan untuk mencintai lalu tenggelam di dalamnya. Aku tidak mau kehilangan bayangan itu. Aku tidak ingin melepaskannya.

Aku percepat langkahku lalu satu per satu semua beban yang menyiksaku, aku biarkan tergeletak di jalan. Aneh, langkahku menjadi ringan, pandanganku tajam, dan bayangan itu semakin lama semakin dekat. Aku mulai berlari dan tidak melihat ke belakang lagi. Aku tidak mau kehilangan bayangan itu sebab bayangan itu adalah bintangku yang menemaniku di malam hari, matahariku yang menerangi langkah-langkahku, harta karunku yang sudah lama kucari, yang selama ini rupanya tidak pernah jauh dariku.
Tangannya masih melambai-lambai ketika aku akhirnya tiba di dekatnya lalu menatap wajahnya. Dalam sunyi lidahku kelu dan seluruh tubuhku membatu. Tangannya masih melambai-lambai, senyuman dan sinar matanya masih bercahaya menerangi hatiku yang sepi. Dia menangis dan sudah putus asa. Dia mengira aku takkan pernah tiba menggapainya.

Seseorang memegang tanganku, lalu mengayunkannya ke arah tangannya yang sudah lelah. Tanpa kusadari, tanganku dan tangannya sudah tergenggam erat di jalan itu. Kami melangkah melewati siang dan malam, entah mengapa, matahari seakan-akan bersinar lebih terang dari sebelumnya, bintang-bintang seakan-akan menari-nari di bola mataku. Bayangan itu kini jatuh dalam pelukanku. Tak pernah terpikirkan, tak pernah kudengar, dan tak pernah kulihat kalau cinta akhirnya membawaku ke dunia yang baru, sebuah dunia yang tak akan pernah kulupakan.

Jogja, 12 Februari 2007
By Joe

 
Leave a comment

Posted by on February 17, 2007 in Blogroll, INDAHNYA DUNIA

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: