RSS

Senyumku untuk Kebahagiaanmu

06 Jul

Bahwa aku tak akan pernah melupakan masa-masa indah saat kita bertemu dulu. Bahwa wajahmu, dan semua atributnya telah membuat waktuku berhenti. Hingga tak sempat kukabarkan pada sahabatku tentang rasa yang berbeda yang kuderita setelah pertemuan kita. Dan rencana gila yang kurangkai agar aku bisa selalu dekat denganmu meski ku tahu kau tak berharap denganku.

Perasaan terdalam yang kusimpan rapi sampai harus bersandiwara hingga aku sampai di tempatmu, hanya agar kau selalu bisa berurusan denganku. Supaya kau selalu menungguku untuk pulang bersamamu, lalu kita akan berjalan bersama menikmati obrolan – yang kucoba untuk dinikmati. Itu hanya hal kecil yang kulakukan agar aku masih bisa selalu melihat wajahmu, senyummu, matamu, dan merasakan hangat tanganmu saat menggandengku menyeberang jalan, atau menahan tubuhku saat terhuyung dalam sesaknya sepeda motormu.

Bagaimana resahnya aku menunggu kau menjemputku saat aku datang. Seolah ingin kubeli mesin waktu agar bisa kuhentikan saat-saat itu, dan memutar kembali tiap kejadian manis esok harinya, sehingga yang kuingat hanyalah selalu yang terbaik tentangmu. Bahkan sifatmu yang suka berubah atau kadang sangat mudah tersinggung, begitu lucu dan menyenangkan seperti sedang bersama seorang anak kecil yang manja. Dan bicaramu yang sedikit tapi selalu menyenangkan dengan bahan obrolan apa pun, tak sedikitpun membuatku jenuh meski harus aku yang memulai suatu kalimat baru. Kau diam pun sudah membuatku tak mau melepaskanmu, ahh!

Betapa tersiksanya batin ini saat harus jauh darimu setelah kamu memilih dirimu sendiri. Aku bahkan tak punya skenario lagi untuk bisa menahanmu karena aku tak ingin kau melihatku hancur. Kamu tak ingin melihatku menangis. Kamu tak mau bertanya tentang apa arti di balik senyumku untuk kebahagiaanmu, arti senyum yang aku yakin kau sangat bisa merasakannya. Dan aku tak mau kau tahu itu, aku tak mau kau melangkah mundur dan bimbang, hingga akhirnya tak akan mau menemuiku lagi. Aku tak mau kehilanganmu. Aku tak pernah mau kehilanganmu.

Bahwa akhirnya aku memutuskan untuk memilih, karena aku tak mau ada cerita yang bisa membuatmu meninggalkanku atau kecewa padaku. Aku memilih begitu karena kita akan tetap bersama sebagai insan, dan dengan begitu aku masih bisa terus bersenda gurau dan bernostalgia denganmu. Itu sudah cukup, bahkan lebih dari cukup bagiku.

Semoga kau tak pernah tahu betapa aku memendam rasa ini terlalu dalam dan indah. Terlalu rapuh untuk kuperlihatkan padamu. Terlalu perih jika akhirnya harus terhempas kalau saja kau tak merasakan hal yang sama. Terlalu pengecut diriku untuk membuktikan padamu bahwa insanmu ini tak bisa menyingkirkan dari benak hati.

Aku sangat mencintaimu. Semoga.

 
2 Comments

Posted by on July 6, 2010 in ARTICLE, Blogroll, CINTA, INDAHNYA DUNIA

 

Tags: , , , , , ,

2 responses to “Senyumku untuk Kebahagiaanmu

  1. Triztans Poetra Adxindson

    April 5, 2012 at 8:44 am

    i like it..

     
  2. Erwin Sholeh Siregar

    October 29, 2012 at 8:31 am

    Keren abiss..mantappp
    bagikode.com/berita

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: