RSS

Category Archives: CINTA

PESAN NATAL BERSAMA

PERSEKUTUAN GEREJA-GEREJA DI INDONESIA (PGI)

KONFERENSI WALIGEREJA INDONESIA (KWI)

TAHUN 2012

 Tema Natal PGI & KWI 2012: “Allah Telah Mengasihi Kita (1 Yoh. 4:19).”

Saudara-saudari terkasih,

Setiap merayakan Natal, pandangan kita selalu terarah kepada bayi yang lahir dalam kesederhanaan, namun menyimpan misteri kasih yang tak terhingga. Allah menjadi manusia dan tinggal di antara kita. Inilah perayaan penuh sukacita atas kedatangan Tuhan. Dialah Sang Juruselamat yang menjadi manusia lemah dan miskin, agar kita yang miskin ini dapat ambil bagian dalam kekayaan keallahan-Nya. Maka pada perayaan kelahiran Yesus Kristus ini, baiklah kita merenungkan kasih Allah itu dan menegaskan apa yang harus kita lakukan untuk hidup sebagai orang-orang yang percaya kepada-Nya.

Kasih Allah Bagi Semua Manusia

Allah mengasihi semua manusia. Kasih-Nya yang besar kepada manusia itu diwujudkan dengan mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dunia. Anak itu dikandung oleh seorang perawan, bernama Maria. Kelahiran-Nya membawa sukacita bagi banyak orang. Warta gembira itu diserukan oleh malaikat Allah: “sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud” (Luk 2:10-11). Tanda sukacita itu nyata dalam diri seorang bayi yang dibungkus dengan lampin dan dibaringkan dalam palungan sebagai wujud kesederhanaan dan kesahajaan.

Kasih Allah itu disambut dengan gembira oleh para gembala yang bergegas pergi ke Betlehem untuk menjumpai bayi itu seperti diwartakan oleh malaikat Allah. Hal yang sama juga dilakukan oleh orang-orang majus dari Timur. Mereka mencari kanak-kanak Yesus dengan mengikuti bimbingan bintang. Setelah menemukan tempat yang dicarinya, “masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia” (Mat. 2:11a).

Begitulah bayi kudus itu semakin menjadi besar dalam didikan kasih kedua orangtua-Nya. Dia “makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia” (Luk 2:52).

Kasih Allah Tanpa Syarat

Allah adalah kasih (bdk. 1 Yoh 4:8.16b). Seluruh aktivitas Allah adalah tindakan kasih. Ia menyatakan diri dalam kasih kepada manusia. Ia mengasihi manusia tanpa membedakan. Ia tidak menuntut syarat apa pun dari manusia sebelum menyatakan kasih-Nya. Ia mengasihi orang benar maupun orang jahat dan semuanya tidak pernah lepas dari kasih-Nya. Demikianlah, Allah Bapa di surga, “menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar” (Mat. 5:45).

Semua orang telah berdosa dan dosa membuat manusia terpisah dari Allah. Akibatnya, manusia kehilangan kemuliaannya sebagai anak Allah (Rm 3:23) dan tidak layak untuk tinggal bersama Allah. Hukuman yang harus diterima oleh orang berdosa adalah terpisah dari Allah, “sebab upah dosa adalah maut” (Rm 6:23).

Tetapi, Yesus rela menanggung penderitaan agar kita dibebaskan dari maut tersebut dan kita dianggap benar oleh Allah. Yesus pun rela menanggung semua itu karena Ia mengasihi manusia dan melihat semua manusia sebagai sahabat. Yesus menunjukkan kasih-Nya dengan memberikan nyawa-Nya sendiri untuk para sahabat-Nya. Sabda-Nya, “Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya” (Yoh 15:13). Demikianlah Allah “telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” dan Ia telah “mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia” (Yoh 3:16-17).

Jelas bahwa “bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita” (1Yoh 4:10). Allah tidak menunggu manusia mengasihi diri-Nya dan baru kemudian Ia mau mengasihi mereka. Ia mengasihi manusia walaupun manusia berdosa dan Kristus sendiri mati ketika manusia masih berdosa (Rm. 5:8). Yesus datang ke dalam dunia dan hidup di tengah manusia bukan karena manusia itu baik. Sebaliknya, Ia rela meninggalkan kemuliaan surgawi dan mengurbankan diri-Nya justru karena manusia berdosa dan tidak sanggup melepaskan diri dari ikatan dosa. Semua ini dilakukan-Nya semata-mata karena Ia menghendaki kebaikan dan kebahagiaan manusia. Allah menghendaki manusia hidup bahagia dalam kemuliaan abadi bersama Dia.

Mengasihi seperti Allah

Kehadiran Kristus sebagai manusia di dalam dunia ini mengajak kita untuk mengasihi seperti Allah. Sabda menjadi manusia untuk menjadi teladan kita dalam mengasihi. Seperti Allah yang menyatakan kasih-Nya dalam diri Kristus, kita diingatkan untuk mengasihi sesama semata-mata karena kita menginginkan orang lain bahagia. Hal ini juga berarti bahwa kita diajak untuk mengasihi sesama tanpa membuat pembedaan, walaupun mereka tidak berlaku seperti yang kita harapkan. Jika demikian, kita berlaku seperti Allah dan menjadi anak-anak Allah.

Hanya orang yang membuka hati dan menyadari kasih Allah akan dapat mengasihi Allah dan sesama. Jika orang mengatakan bahwa ia mengasihi Allah tetapi membenci saudaranya, ia berdusta karena tidak mungkin mencintai Allah yang tidak kelihatan tanpa mencintai sesama yang kelihatan. Siapa yang mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya (bdk. 1Yoh 4:20-21). Dasar untuk saling mengasihi ini adalah kasih Allah. Dengan kasih seperti itulah orang diajak untuk mengasihi sesamanya.

Dalam terang kasih itu, kami mengajak Saudara-saudari untuk menanggapi kasih Allah dengan bertobat dan sungguh-sungguh mewujudkan kasih dengan memperhatikan beberapa hal penting berikut ini:

Pertama, Allah menciptakan alam semesta ini baik adanya dan menyerahkan pemeliharaan serta pemanfaatannya secara bertanggungjawab kepada manusia. Perilaku tidak bertanggungjawab terhadap alam ciptaan akan menyengsarakan bukan hanya kita yang hidup saat ini, tetapi terlebih generasi yang akan datang. Maka kita dipanggil untuk melestarikan dan menjaga keutuhan ciptaan-Nya dari perilaku sewenang-wenang dalam mengelola alam.

Kedua, melibatkan diri dalam berbagai usaha baik yang dilakukan untuk mengatasi persoalan-persoalan kemasyarakatan seperti konflik kemanusiaan, menguatnya sikap intoleran, dan perilaku serta tindakan yang menjauhkan semangat persaudaraan sebagai sesama warga bangsa.

Ketiga, melalui jabatan, pekerjaan dan tempat kita masing-masing dalam masyarakat, kita ikut sepenuhnya dalam semua usaha yang bertujuan memerangi kemiskinan jasmani maupun rohani. Demikian juga kita melibatkan diri dalam berbagai upaya untuk memberantas korupsi. Salah satu caranya adalah mengembangkan semangat hidup sederhana dan berlaku jujur.

Keempat, melibatkan diri dalam menjawab keprihatinan bersama terkait dengan lemahnya penegakan hukum. Hal itu bisa kita mulai dari diri kita sendiri dengan menjadi warga negara yang taat kepada hukum dan yang menghormati setiap proses hukum seraya terus mendorong ditegakkannya hukum demi keadilan dan kebaikan seluruh warga bangsa.

Saudara-saudari terkasih,

Allah yang menyatakan kebesaran kasih-Nya melalui Yesus Kristus yang dilahirkan di kandang Betlehem akan menyertai serta memberkati usaha kita semua dalam memberi wujud pada kasih-Nya itu. Semoga kasih Allah yang kita alami dan kita rayakan pada Natal ini mendorong kita untuk semakin giat berbuat kasih.

Berkat Tuhan melimpah kepada kita.

SELAMAT NATAL 2012 DAN TAHUN BARU 2013

Jakarta, 20 November 2012

Atas nama

PERSEKUTUAN GEREJA-GEREJA                                                KONFERENSI WALIGEREJA

DI INDONESIA (PGI)                                                              INDONESIA (KWI)

Pdt. Dr. A. A. Yewangoe                                                                  Mgr. I. Suharyo

Ketua Umum                                                                              Ketua

 

Pdt. Gomar Gultom, M. Th.                                                        Mgr. J.M. Pujasumarta

Sekretaris Umum                                                                   Sekretaris Jenderal

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on December 24, 2012 in CINTA, INDAHNYA DUNIA

 

Tags: , ,

Tips ‘Mencuri Waktu’ Memotret

From- detikinet


(Phillippe Lopez/GettyImages)

Fotografi traveling bukan hal yang murah, apalagi kalau targetnya luar kota bahkan luar negeri. Selain butuh budget lumayan berat, waktu yang cukup dibutuhkan untuk hasil foto maksimal. Biasanya budget mencukupi, giliran cuti kantor sudah habis untuk keluarga. Atau sebaliknya, waktu masih banyak namun isi kantong lagi pas-pasan.

Salah satu kesempatan yang sangat baik untuk mengkompromikan keduanya yakni saat mendapat tugas dari kantor, menunaikan dinas luar kota atau dinas luar negeri.

Eits… Tapi biasanya perusahaan juga tidak mau merugi dengan membiarkan karyawannya lebih banyak jalan-jalan daripada bekerja. Dari 4 hari dinas luar, biasanya hanya sehari diberi kesempatan ‘menghirup udara bebas’. Selebihnya harus bertemu klien, rapat, memelototin angka-angka, memastikan target tercapai ataupun mengecek lokasi ke lapangan.

Nah, dengan waktu yang sempit, bukan berarti acara memotret dan memanjakan kamera kiamat. Kamera kesayangan masih perlu diajak jalan-jalan daripada hanya di tas atau dry box. Kasihan kameranya jadi stress enggak bisa melihat dunia luar.

Berikut beberapa tips singkat untuk memaksimalkan waktu minim saat hunting.

1. Pelajari agenda kegiatan dalam perjalanan dinas tersebut hingga detail waktunya. Pastikan ada waktu setidaknya setengah hari untuk bisa bebas memotret. Akan lebih bagus bila dapat kesempatan hingga satu hari penuh untuk memanjakan kamera kesayangan Anda.

2. Lakukan riset kecil-kecilan tentang kota yang akan dituju, khususnya tempat-tempat yang fotogenik. Jangan sia-siakan waktu memotret di tempat yang secara visual tidak menarik.

Riset kecil-kecilan ini bisa dilakukan melalui internet dengan melihat foto-foto yang telah dihasilkan sebelumnya oleh orang lain di tempat itu. Bisa ngecek dulu ke flickr, picasso, stockphoto, ataupun situs lain yang khusus memasang galeri foto-foto.

Dalam foto tersebut, jangan terpaku pada data teknis kamera melainkan perhatikan waktu pengambilan gambar. Apakah pagi, siang ataukah sore. Kalau pagi pukul berapa, kalau sore pukul berapa dan seterusnya.

Dilihat juga bulan pengambilan gambar dalam foto yang sedang diriset. Apakah dilakukan pada saat musim panas, musim semi atau musim hujan. Waktu ini sangat berguna untuk mengefisienkan perjalanan Anda saat ‘mencuri waktu’ untuk memotret.

Kalau dalam foto yang diriset direkam pagi hari, maka itu akan menjadi trip pertama saat memulai quick traveling. Begitu seterusnya hingga menjadi urutan waktu berakhir di malam hari. Sehingga dengan mempelajari foto dari urutan waktu yang dihasilkan, mulai tergambar peta perjalanan singkat Anda di suatu tempat, bukan?

Selain itu, bulan/musim saat pengambilan gambar yang sedang diriset juga tidak salahnya untuk dicek. Jangan-jangan, ada event atau kegiatan budaya yang bertepatan dengan kunjungan Anda ke luar kota/luar negeri.

Dengan mempelajari musim/bulan tertentu, akan terbaca juga kebiasaan masyarakat setempat yang kira-kira layak untuk difoto. Bila itu menarik, dapat menjadi prioritas utama saat mengajak kamera kesayangan jalan-jalan.

Yang tidak kalah penting, perhatikan spot pengambilan gambar dalam foto-foto yang sedang diriset. Kira-kira sudutnya darimana, bagaimana dengan komposisinya, letaknya jauh atau tidak, menggunakan lensa lebar ataukah lensa normal.

Bukan untuk mencontek, melainkan untuk membantu imajinasi Anda bermain, kira-kira akan bagaimana nanti kalau sudah di lokasi. Atau sebaliknya, dengan mempelajari foto-foto yang sudah ada, Anda bisa membuat foto yang berbeda dan dapat menghindari pengulangan foto yang membosankan.

Sehingga saat sampai di lokasi, hasil riset ini dapat membantu mengefisienkan waktu yang singkat, memilih jenis lensa, mencari sudut pengambilan gambar, memperhatikan arah cahaya, dan segera merekam dengan komposisi yang menarik.

3. Setelah melakukan riset kecil-kecilan, buat rute perjalanan seefektif mungkin ke tempat yang akan dituju. Apakah menggunakan bus, subway, taksi ataukah menyewa kendaraan sendiri. Akan lebih beruntung bila menemui guide lokal, misalkan rekan kerja di daerah yang dengan sukarela mengantar Anda.

Rute ini penting untuk membuat urutan waktu (rundown) acara foto-foto tersebut. Buat urutan dari pagi hingga malam hari. Pastikan tempat yang akan dituju sembari mengkonsultasikan segala kemungkinan dengan guide lokal.

Kalau Anda menyukai street photography, pastikan rute yang dilalui melewati tempat-tempat yang fotojenik dan mampu merangkum kekayaan budaya lokal seperti arsitektur dan human interest.

4. Saat sesampai di tempat yang akan dituju, tidak ada salahnya mencari toko buku atau gerai yang menyediakan kartu pos dengan gambar tempat wisata lokal. Perhatikan foto dalam post card tersebut, barangkali bisa menjadi acuan dalam hunting foto singkat nanti.

Juga cari peta wisata setempat. Siapa tahu ada referensi tambahan untuk hunting foto. Peta ini juga bisa dipergunakan untuk bahan properti saat foto-foto nanti.

5. Saat eksekusi lapangan, tetap santai jangan terburu-buru memencet kamera. Pastikan Anda mengkontrol gambar yang akan dihasilkan dari data teknis kamera, penguasaan medan hingga merekam suasana yang dilihat.

6. Bawalah kamera cadangan setidaknya satu kamera. Kamera cadangan ini sangat berguna saat kamera utama mengalami error/kerusakan. Kalau perlu, bawa juga sebuah kamera poket untuk kondisi krusial, misalkan 2 kamera utama tiba-tiba tidak berfungsi.

Untuk lensa, setidaknya membawa 2 lensa yakni lensa lebar dan lensa normal. Lensa lebar untuk dibawah 50mm, dan lensa normal antara 50mm hingga 70mm dalam paradigma kamera film 35mm/full frame.

7. Bawalah memori kamera sebesar mungkin, misalkan hingga 32 GB. Memori besar untuk mewadahi ukuran foto terbesar (large) saat memotret. Menggunakan ukuran terbesar saat hunting singkat tidak ada salahnya untuk mengantisipasi croping saat mengedit gambar.

 
Leave a comment

Posted by on November 10, 2012 in ARTICLE, CINTA, INDAHNYA DUNIA, IT NEWS JHOE

 

Ini Dia Kota dengan Hosting Website Terbanyak di Dunia

Form detikinet

Sudah tidak terhitung jumlah situs internet yang ada saat ini. Namun di kota mana sajakah situs-situs tersebut paling banyak ditempatkan?
Hostcabi, sebuah perusahaan informasi telah membuat urutan kota mana saja yang menempati 15 urutan teratas sebagai lokasi hosting terbanyak di dunia.

Ternyata Houston, salah satu kota di Amerika Serikat menempati urutan teratas dengan lebih dari 50 ribu situs internet ditempatkan di kota ini. Posisi kedua diikuti oleh Mountain View yang berada di California dengan jumlah setengahnya dari Houston.

Untuk posisi tiga hingga delapan pun semuanya masih didominasi oleh kota asal negara Adidaya tersebut dengan total hingga 450 ribu situs ditempatkan. Kota-kota tersebut antara lain, Dallas, Scottsdale, Provo, San Antonio, Chicago, dan Ashburn.

DIkutip detikINET dari Venture Beat, Jumat (9/11/2012), urutan berikutnya mulai ditempati oleh kota diluar Amerika Serikat yang dimulai oleh Beijing. Lalu diikuti oleh Tokyo, Moscow, dan Amsterdam.

Lalu 15 layanan hosting mana saja yang paling banyak digunakan di dunia? Ternyata ThePlanet.com merupakan penguasa layanan hosting karena telah menguasai hingga 40 ribu layanan hosting.

Sedangkan Google hanya mampu mengikutinya di urutan keempat dengan penguasaan sekitar 25 ribu. Kemudian Amazon menempati urutan kesepuluh dengan menguasai 10ribu layanan hosting saja.

( fyk / fyk )

 
Leave a comment

Posted by on November 10, 2012 in ARTICLE, CINTA, INDAHNYA DUNIA, IT NEWS JHOE

 

Kejahatan di Media Sosial yang Mengerikan

from– detikinet


Potongan Video Amanda Todd (youtube)

Kasus bunuh diri Amanda Todd dalam usia sangat dini di Kanada menjadi peringatan bagi kita semua, bahwa media sosial dapat digunakan untuk maksud jahat. Akhir hidup Todd yang tragis, semua berawal dari bully di dunia nyata yang juga terjadi di media sosial.

Video kesaksian Todd yang sangat menyentuh dapat disimak di sini. Mengapa semua ini terjadi? Bagaimana mencegah kejahatan di media sosial? Mari kita simak.

Genealogi Kejahatan: Era Media Sosial Melahirkan Modus Baru

Memang, kejahatan yang terjadi dalam konteks media sosial ini awalnya terbatas pada bullying, yang umumnya terjadi pada usia dewasa muda (ABG). Namun pada akhirnya banyak yang berujung pada kriminalitas, seperti pembunuhan atau paling tidak percobaan pembunuhan. Ada juga yang berakhir pada bunuh diri seperti kasus Amanda Todd.

Terlepas dari apa yang terjadi di media sosial, kriminalitas adalah bagian sehari-hari dari apa yang dapat ditemui pada dunia nyata. Bullying adalah fenomena yang sangat jamak terjadi pada sistem pendidikan kita, dan juga negara lain.

Walaupun otoritas pendidikan/pemerintah sudah memberikan sanksi tegas bagi pelaku bullying, seakan sanksi tersebut dianggap sepi oleh pelaku lainnya. Sehingga, bullying tetap saja terjadi.

Fenomena ospek pada institusi pendidikan, yang seharusnya dimanfaatkan untuk mengenalkan kehidupan sekolah atau kuliah pada peserta didik yang baru, terkadang sering dimanfaatkan oleh oknum untuk melakukan bullying.

Satu hal yang sangat mengerikan, efek kejahatan dari bullying menjadi termagnifikasi dengan kehadiran media sosial. Ini seyogyanya ditekankan bahwa media sosial bukanlah suatu ‘dunia’ yang otonom dan berdiri sendiri terhadap dunia nyata, namun media sosial adalah ‘dunia’ yang memiliki interkonektivitas dan dialektika dengan dunia nyata.

Kasus Amanda Todd ternyata juga terjadi di bagian dunia yang lain. Baru beberapa waktu yang lalu, sepasang pemuda Belanda ditangkap karena terlibat pembunuhan seorang pemuda yang lain. Kasus pembunuhan tersebut dipicu oleh bullying di facebook, yang berakhir pada pembunuhan di dunia nyata.

Tidak hanya itu, Presiden Amerika Serikat Barack Obama juga pernah menerima ancaman pembunuhan dari media sosial. Tentu dalam kasus Obama, Secret Service bertindak cepat untuk mengamankan sang pengancam.

Peristiwa kejahatan di media sosial juga sudah beberapa kali menghiasi media kita, termasuk percobaan pembunuhan dan bullying. Di Tanah Air, kasus penculikan dan pemerkosaan terhadap siswi SMP dan SMA pernah terjadi di Depok dan Lampung. Di Jakarta, hal yang sama juga pernah terjadi.

Percobaan pembunuhan setelah berkenalan via media sosial juga terjadi di Yogyakarta. Sejauh sepengetahuan kami, di daerah lain pun juga terjadi. Berhubung kasus kriminalitas melalui media sosial sudah terjadi di Indonesia, maka hal ini juga seyogyanya menjadi perhatian dan keprihatinan kita semua.

Sebelum media sosial lahir, kejahatan yang bersifat lintas daerah atau lintas benua lebih sukar dilakukan. Walau tentu saja kita mengenal kasus serial killer pra-medsos seperti yang dilakukan oleh Ted Bundy, namun sang penjahat harus mengeluarkan upaya ekstra untuk melakukan kejahatan skala besar.

Pencarian korban selanjutnya misalnya, jelas tidak mudah, karena harus membuka buku telpon atau media konvensional lainnya. Mengerikannya, media sosial memberikan ‘tools‘ bagi penjahat untuk menjadi predator yang bersifat ‘lintas daerah’, bahkan ‘lintas benua’.

Kasus Amanda Todd dapat menjadi cermin dari hal tersebut, karena walaupun Todd sudah pindah sekolah ke daerah lain, sang penjahat tetap dapat membully Todd via media sosial.

Pada akhirnya media sosial, sebagai teknologi, sudah tidak menjadi ‘bebas nilai’ ataupun ‘netral’. Ketika kejahatan memasuki ranah media sosial, di saat itu kita harus menunjukkan keberpihakan. Bagaimana berpihak dalam menghadapi kejahatan seperti itu?

User & Kontrol Privasi

Media sosial, sebagai produk teknologi, memiliki setting privasi yang dapat diatur. Twitter contohnya, dapat mengatur supaya akun kita dilock, sehingga request follow memerlukan persetujuan.

Sementara Facebook juga dapat diatur supaya visibility profil kita dibatasi. Google+ memiliki fitur ‘circle’ untuk membatasi akses terhadap profil dan status kita. Namun, memang untuk memahami setting ini, user dituntut untuk proaktif dalam mencari informasi.

Untunglah, toko buku dan perpustakaan sudah meynediakan informasi untuk itu. Sementara itu, ‘googling’ juga dapat membantu kita untuk mendapatkan info mengenai setting media sosial.

Pemahaman terhadap setting privasi akan sangat membantu kita untuk menangkal predator dunia maya. Namun, apakah sekadar pemahaman sudah cukup untuk hadapi kejahatan di media sosial? Bagaimana memberi kesadaran pada user, terutama pada tingkat dewasa muda (ABG), bahwa privacy setting ini penting?

Parental Guidance & Advokasi

Sesungguhnya, sekolah yang sejati bagi setiap anak, adalah rumah sendiri, dan guru sejati bagi setiap anak, adalah orang tua masing-masing. Oleh karena itu, peran orang tua dalam membimbing anak dalam menggunakan media sosial sangatlah penting.

Perlu ada kesepakatan dengan anak, kapan waktu menggunakan media sosial, kapan waktu belajar, dan kapan waktu untuk bermain bersama teman di dunia nyata. Dalam hal ini, orang tua janganlah menjadi gaptek.

Bimbinglah anak dalam menggunakan media sosial dan berikanlah kesadaran pada mereka, bahwa jika ada ancaman, untuk segera diberitahu kepada orang tua secara jujur.

Di sisi lain, gerakan/program internet Sehat dari ICT Watch perlu dicontoh. Mereka sudah sering mengadakan advokasi bagi para blogger atau netters yang haus informasi mengenai internet yang lebih aman, sehat, dan mencerahkan. Informasi lebih lengkap mengenai internet sehat, dapat diklik di sini.

Simpul yang tak kalah penting juga adalah peran advokasi dari lembaga pendidikan, baik swasta ataupun negeri. Mungkin perlu dipertimbangkan, supaya dalam kurikulum pengajaran ICT diintegrasikan juga mengenai media sosial.

Hal ini penting, supaya siswa mendapatkan dasar mengenai setting privasi dan hal-hal yang dapat mengamankan diri mereka dari predator dunia maya. Otoritas hukum, baik itu kepolisian, kejaksaan, dan kehakiman, juga memegang peranan penting dalam membentengi setiap warga negara dari predator dunia maya.

Divisi Cybercrime dari setiap otoritas hukum perlu menjadikan media sosial sebagai salah satu target monitoring mereka.

Pada akhirnya, kerja sama orang tua, sekolah, LSM, dan pemerintah/otoritas merupakan resep yang paling manjur dalam membentengi anak-anak kita dari predator dunia maya.

Hal ini jelas penting, sebab masa depan anak-cucu kita sangat tergantung dari bagaimana mereka mengamankan diri mereka terhadap ekses negatif dari teknologi.

 
 

10 Teknologi Baru yang Diprediksi Bakal Ramai di Penghujung 2012

Beberapa atau banyak perusahaan memang ada yang dengan sengaja merahasiakan produk-produk terbaru mereka yang akan dirilis dimasa yang akan datang. Maksud mereka merahasiakan mungkin agar produk baru mereka bisa menjadi sebuah kejutan bagi publik atau mungkin karena alasan persaingan bisnis.

Nah, berhubung banyak perusahaan teknologi kini main rahasia-rahasiaan maka publik kini tidak dapat memprediksi semua gadget baru yang akan dirilis.

Namun demikian tentu publik sangat menantikan terobosan-terobosan teknologi baru yang semakin maksimal kedepannya. Berikut adalah 10 Teknologi yang Layak Dinantikan di 2012, seperti yang dirilis di Laman CNET : Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on October 11, 2012 in ARTICLE, CINTA, INDAHNYA DUNIA

 

Cinta adalah Menghidupkan

Di dalam suasana hati yang menyenangkan, menyedihkan, membahagiakan, dan lain-lain yang dirasakan adalah ungkapan cinta yang sebenarnya. kita bisa di buat bergitu sedih atau begitu menyenangkan atau bahkan begitu membahagiakan dan begitu menyiksa, itu karena bagaimana kita dapat menemukan makna cinta dalam kehidupan kita. dari hal itu mari kita sedikit melihat apa sebenarnya cinta itu.

Mungkin yang hendak diungkapkan adalah bahwa betapa cinta yang mendalam dan sejati kadang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Cinta itu bisa saja hanya mampu dirasakan, tak bisa di-bahasa-kan atau bahkan terkadang sulit dilukiskan secara mendetail melalui kata. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on July 16, 2011 in CINTA

 

Tags: , , , , , , , ,

Kesejukan Kasih-NYA

Pagi masih terasa dingin, diiringi jatuhnya air hujan yang cukup kuat dan diselimuti suara petir yang hebat, mulai ku buka mataku berlahan dan kutatap langit-langit kamar terasa sepi dan sepi. Ku mulai membangunkan badahku, Aku langkahkan kaki tuk membuka tirai dan cendela, kupandangi suasanya di luar sana yang sepi pagi ini.

Mulai kubuka pintu dan melangkah keluar tuk nikmati udara bersih pagi yang segar dan tak lembab penuhi paruku dengan oksigen dan energi baru, Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on May 8, 2011 in Blogroll, CINTA

 

Tags: , , , , , , , , , ,