RSS

Category Archives: Sang Tokoh IT

Kejahatan di Media Sosial yang Mengerikan

from– detikinet


Potongan Video Amanda Todd (youtube)

Kasus bunuh diri Amanda Todd dalam usia sangat dini di Kanada menjadi peringatan bagi kita semua, bahwa media sosial dapat digunakan untuk maksud jahat. Akhir hidup Todd yang tragis, semua berawal dari bully di dunia nyata yang juga terjadi di media sosial.

Video kesaksian Todd yang sangat menyentuh dapat disimak di sini. Mengapa semua ini terjadi? Bagaimana mencegah kejahatan di media sosial? Mari kita simak.

Genealogi Kejahatan: Era Media Sosial Melahirkan Modus Baru

Memang, kejahatan yang terjadi dalam konteks media sosial ini awalnya terbatas pada bullying, yang umumnya terjadi pada usia dewasa muda (ABG). Namun pada akhirnya banyak yang berujung pada kriminalitas, seperti pembunuhan atau paling tidak percobaan pembunuhan. Ada juga yang berakhir pada bunuh diri seperti kasus Amanda Todd.

Terlepas dari apa yang terjadi di media sosial, kriminalitas adalah bagian sehari-hari dari apa yang dapat ditemui pada dunia nyata. Bullying adalah fenomena yang sangat jamak terjadi pada sistem pendidikan kita, dan juga negara lain.

Walaupun otoritas pendidikan/pemerintah sudah memberikan sanksi tegas bagi pelaku bullying, seakan sanksi tersebut dianggap sepi oleh pelaku lainnya. Sehingga, bullying tetap saja terjadi.

Fenomena ospek pada institusi pendidikan, yang seharusnya dimanfaatkan untuk mengenalkan kehidupan sekolah atau kuliah pada peserta didik yang baru, terkadang sering dimanfaatkan oleh oknum untuk melakukan bullying.

Satu hal yang sangat mengerikan, efek kejahatan dari bullying menjadi termagnifikasi dengan kehadiran media sosial. Ini seyogyanya ditekankan bahwa media sosial bukanlah suatu ‘dunia’ yang otonom dan berdiri sendiri terhadap dunia nyata, namun media sosial adalah ‘dunia’ yang memiliki interkonektivitas dan dialektika dengan dunia nyata.

Kasus Amanda Todd ternyata juga terjadi di bagian dunia yang lain. Baru beberapa waktu yang lalu, sepasang pemuda Belanda ditangkap karena terlibat pembunuhan seorang pemuda yang lain. Kasus pembunuhan tersebut dipicu oleh bullying di facebook, yang berakhir pada pembunuhan di dunia nyata.

Tidak hanya itu, Presiden Amerika Serikat Barack Obama juga pernah menerima ancaman pembunuhan dari media sosial. Tentu dalam kasus Obama, Secret Service bertindak cepat untuk mengamankan sang pengancam.

Peristiwa kejahatan di media sosial juga sudah beberapa kali menghiasi media kita, termasuk percobaan pembunuhan dan bullying. Di Tanah Air, kasus penculikan dan pemerkosaan terhadap siswi SMP dan SMA pernah terjadi di Depok dan Lampung. Di Jakarta, hal yang sama juga pernah terjadi.

Percobaan pembunuhan setelah berkenalan via media sosial juga terjadi di Yogyakarta. Sejauh sepengetahuan kami, di daerah lain pun juga terjadi. Berhubung kasus kriminalitas melalui media sosial sudah terjadi di Indonesia, maka hal ini juga seyogyanya menjadi perhatian dan keprihatinan kita semua.

Sebelum media sosial lahir, kejahatan yang bersifat lintas daerah atau lintas benua lebih sukar dilakukan. Walau tentu saja kita mengenal kasus serial killer pra-medsos seperti yang dilakukan oleh Ted Bundy, namun sang penjahat harus mengeluarkan upaya ekstra untuk melakukan kejahatan skala besar.

Pencarian korban selanjutnya misalnya, jelas tidak mudah, karena harus membuka buku telpon atau media konvensional lainnya. Mengerikannya, media sosial memberikan ‘tools‘ bagi penjahat untuk menjadi predator yang bersifat ‘lintas daerah’, bahkan ‘lintas benua’.

Kasus Amanda Todd dapat menjadi cermin dari hal tersebut, karena walaupun Todd sudah pindah sekolah ke daerah lain, sang penjahat tetap dapat membully Todd via media sosial.

Pada akhirnya media sosial, sebagai teknologi, sudah tidak menjadi ‘bebas nilai’ ataupun ‘netral’. Ketika kejahatan memasuki ranah media sosial, di saat itu kita harus menunjukkan keberpihakan. Bagaimana berpihak dalam menghadapi kejahatan seperti itu?

User & Kontrol Privasi

Media sosial, sebagai produk teknologi, memiliki setting privasi yang dapat diatur. Twitter contohnya, dapat mengatur supaya akun kita dilock, sehingga request follow memerlukan persetujuan.

Sementara Facebook juga dapat diatur supaya visibility profil kita dibatasi. Google+ memiliki fitur ‘circle’ untuk membatasi akses terhadap profil dan status kita. Namun, memang untuk memahami setting ini, user dituntut untuk proaktif dalam mencari informasi.

Untunglah, toko buku dan perpustakaan sudah meynediakan informasi untuk itu. Sementara itu, ‘googling’ juga dapat membantu kita untuk mendapatkan info mengenai setting media sosial.

Pemahaman terhadap setting privasi akan sangat membantu kita untuk menangkal predator dunia maya. Namun, apakah sekadar pemahaman sudah cukup untuk hadapi kejahatan di media sosial? Bagaimana memberi kesadaran pada user, terutama pada tingkat dewasa muda (ABG), bahwa privacy setting ini penting?

Parental Guidance & Advokasi

Sesungguhnya, sekolah yang sejati bagi setiap anak, adalah rumah sendiri, dan guru sejati bagi setiap anak, adalah orang tua masing-masing. Oleh karena itu, peran orang tua dalam membimbing anak dalam menggunakan media sosial sangatlah penting.

Perlu ada kesepakatan dengan anak, kapan waktu menggunakan media sosial, kapan waktu belajar, dan kapan waktu untuk bermain bersama teman di dunia nyata. Dalam hal ini, orang tua janganlah menjadi gaptek.

Bimbinglah anak dalam menggunakan media sosial dan berikanlah kesadaran pada mereka, bahwa jika ada ancaman, untuk segera diberitahu kepada orang tua secara jujur.

Di sisi lain, gerakan/program internet Sehat dari ICT Watch perlu dicontoh. Mereka sudah sering mengadakan advokasi bagi para blogger atau netters yang haus informasi mengenai internet yang lebih aman, sehat, dan mencerahkan. Informasi lebih lengkap mengenai internet sehat, dapat diklik di sini.

Simpul yang tak kalah penting juga adalah peran advokasi dari lembaga pendidikan, baik swasta ataupun negeri. Mungkin perlu dipertimbangkan, supaya dalam kurikulum pengajaran ICT diintegrasikan juga mengenai media sosial.

Hal ini penting, supaya siswa mendapatkan dasar mengenai setting privasi dan hal-hal yang dapat mengamankan diri mereka dari predator dunia maya. Otoritas hukum, baik itu kepolisian, kejaksaan, dan kehakiman, juga memegang peranan penting dalam membentengi setiap warga negara dari predator dunia maya.

Divisi Cybercrime dari setiap otoritas hukum perlu menjadikan media sosial sebagai salah satu target monitoring mereka.

Pada akhirnya, kerja sama orang tua, sekolah, LSM, dan pemerintah/otoritas merupakan resep yang paling manjur dalam membentengi anak-anak kita dari predator dunia maya.

Hal ini jelas penting, sebab masa depan anak-cucu kita sangat tergantung dari bagaimana mereka mengamankan diri mereka terhadap ekses negatif dari teknologi.

 
 

10 tokoh teknologi informasi indonesia

Sebenarnya Indonesia mempunyai banyak tokoh – tokoh TI yang kualitasnya tak kalah dengan tokoh – tokoh dari luar negeri. kadang kita juga tidak menyadari betapa besarnya sumbangsih mereka untuk mereka. sekaligus memberi bantahan terhadap “10 Tokoh Teknologi Indonesia 2009” versi majalah “tech life” yang menurut saya hanyalah penghargaan di bidang industri saja.

penilaian saya ini berdasarkan atas 3 hal, yaitu kepakaran sebesar 30%, sumbangsih bagi bangsa sebesar 30%, dan popularitas sebesar 30%. semua pengamatan saya lakukan sendiri. hanya keterangan tentang tokoh yang saya ambil dari berbagai sumber. berikut ini daftarnya

1. Onno W. Purboonno.jpg

Onno Widodo Purbo (lahir di Bandung, Jawa Barat, 17 Agustus 1962; umur 47 tahun) adalah seorang tokoh (yang kemudian lebih dikenal sebagai pakar di bidang) teknologi informasi asal Indonesia. Ia memulai pendidikan akademis di ITB pada jurusan Teknik Elektro pada tahun 1981. Enam tahun kemudian ia lulus dengan predikat wisudawan terbaik, kemudian melanjutkan studi ke Kanada dengan beasiswa dari PAUME.

RT/RW-Net adalah salah satu dari sekian banyak gagasan yang dilontarkan[1]. Ia juga aktif menulis dalam bidang teknologi informasi media, seminar, konferensi nasional maupun internasional. Percaya filosofi copyleft[2][3], banyak tulisannya dipublikasi secara gratis di internet.

2. I Made Wiryana

made.jpg

Setelah melakukan riset panjang selama 10 tahun, akhirnya I Made Wiryana merampungkan disertasinya yang berjudul “A Sustainable Development System Method with Applications” dan mengajukannya dalam sidang terbuka Doktor di Universitas Bielefeld, Jerman (23/7).

Topik yang dikembangkan salah satu tokoh Linux Indonesia ini melibatkan proyek-proyek nyata sesuai dengan setting Indonesia. Risetnya sendiri, papar Made, dimulai dari rasa penarasan yang melibatkan mengapa banyak proyek teknologi informasi dan teknologi (TIK) di Indonesia yang menemui kegagalan. Apakah kegagalan ini disebabkan suatu ketidaktepatan metodologi penelitian termasuk metodologi publikasi yang digunakan, atau suatu ketidaktepatan cara pandang dalam memecahkan masalah sistem di Indonesia, misalnya ketidak tepatan proses peniruan model yang dikembangkan di negara lain, atau juga karena ketidaktepatan dalam melakukan evaluasi baik atau buruknya suatu sistem?

3. Romi Satrio Wahono

Romi Satria Wahono. Lahir di Madiun, 2 Oktober 1974. Menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di SD Negeri Sompok 4 dan SMP Negeri 8 Semarang. Menamatkan SMA di SMA Taruna Nusantara, Magelang pada tahun 1993. Menempuh pendidikan S1, S2, dan S3 (on-leave) di Department of Computer Science di Saitama University, Jepang pada tahun 1999, 2001, dan 2004. Mantan PNS dan peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Cisco certified instructor lulusan Nanyang Technological University (NTU), Singapore. Kompetensi inti pada bidang Software Engineering, Game Technology, eLearning System, Network Engineering, dan Knowledge Management. Professional member dari asosiasi ilmiah ACM (MN: 6680333) dan IEEE Computer Society.

4. Enda Nasution

enda.jpg

Enda Nasution (lahir di Bandung, Jawa Barat, 29 Juli 1975; umur 34 tahun) adalah seorang penulis dan oleh kalangan media massa Indonesia dijuluki sebagai tokoh blog Indonesia, atau juga “Bapak Blogger Indonesia” karena cukup banyak muncul di media mainstream untuk mempromosikan penggunaan Blog.[1] Saat ini, Enda tinggal dan bekerja di Jakarta setelah sebelumnya bekerja sebagai Internet Marketing Strategist di Bangkok, Thailand (2002-2007)

5. Revo Arka Giri Soekatno

revo.jpg

Revo Arka Giri Soekatno (biasa dipanggil Revo atau Revi; lahir di Ambon 2 Agustus 1975; umur 34 tahun) adalah salah seorang pendiri Wikipedia bahasa Indonesia (WBI).[1] Ia menghabiskan waktu masa kecilnya berpindah-pindah sesuai dengan penempatan kerja ayahnya. Kedua orang tuanya berasal dari Surakarta, Jawa Tengah. Revo juga adalah seorang peneliti, wiraswastawan, dan penulis buku.

6. Bernaridho hutabarat

ridho.jpg

15 tahun pengalaman di bidang TI. dengan berbagai peran mulai dari Project Manager, DBA, Presales, dll

Telah menerbitkan 12 buku (1 Pemrograman , 1 Database, 6 Oracle , 4 SQL Server). Telah menulis beberapa Blueprints mulai dari Database Integration, Business Intelligence, DRC / BCP, IP Telephony, dan Enterprise-lebar SPOC Helpdesk.
membuat bahasa pemrograman Nusa. sebuah bahasa pemrograman asli karya anak bangsa. Nusa jauh lebih mudah digunakan daripada C, C #, C + +, Java, (Visual) BASIC, dan Delphi / Pascal.

Memperoleh Bachelor in Informatics (Software Engineering) dari Institut Teknologi Bandung, dan Telecom magister dari Universitas Coventry (Inggris Raya).

Memperoleh derajat tertinggi dari Ujian Oracle DBA, di Atlanta, Georgia (2001), menerima Excellent Achievement Award dari CICC Tokyo Jepang, dan Best Essay dari Lenovo Singapura (2007)

7. Roy Suryo

entah anda setuju atau tidak, Roy tetap masuk dalam list ini. Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo atau disingkat KRMT Roy Suryo Notodiprojo atau lebih dikenal sebagai Roy Suryo (lahir di Yogyakarta, 18 Juli 1968; umur 41 tahun) adalah seorang pengurus Partai Demokrat di bidang Komunikasi dan Informatika. Roy sering menjadi narasumber di berbagai media massa Indonesia untuk bidang teknologi informasi, fotografi, dan multimedia. Roy juga pernah menjadi pembawa acara e-Lifestyle di Metro TV selama lima tahun. Oleh media massa Indonesia ia sering dijuluki sebagai pakar informatika, multimedia, dan telematika. dan dari semua tokoh yang telah saya sebutkan disini. sepertinya Roy lah yang paling terkenal di masyarakat

8. Budiono Darsono

darsono.jpg

Sebagai Pemimpin Redaksi salah satu News Portal performa teratas di Indonesia, detik.com, Mr Budiono Darsono adalah pendiri sejati yang sangat ingin melihat potensi keberhasilan dari usaha dalam bisnis portal berita. Dengan pengalaman yang luas dalam tanggung jawab Editorial selama hari-harinya di Tempo, Budiono memahami konsep cepat pengiriman berita terakhir dan pergi untuk memulai portal berita online sendiri dengan beberapa teman-temannya. Konsep internet sebagai perpanjangan dari media konvensional membantu mendorong Detik.com sebagai portal berita online terpanas di Indonesia. www.detik.com

9. Budi Rahardjo

Budi Rahardjo adalah seorang pendidik dan pengusaha. Dia adalah seorang dosen di Teknik Elektro, Institut Teknologi Bandung, Indonesia. Dia adalah pendiri dari beberapa yang berbasis IT perusahaan start-up. Dia adalah direktur ICT pusat penelitian dan pengembangan di Institut Teknologi Bandung. Dia telah menyumbang banyak inisiatif yang berkaitan dengan IT di Indonesia, seperti di. ID domain management, Indonesia Computer Emergency Response Team / Koordinasi, dan Bandung High Tech Valley. Sebagai seorang IT “selebriti”, ia memberikan banyak pidato, presentasi, dan ceramah dalam keamanan informasi. Kepentingan-Nya meliputi keamanan informasi, IC VLSI desain dan verifikasi, pemrograman komputer, dan sejarah komputasi. Dia memiliki gelar PhD di bidang Electrical Engineering dari University of Manitoba, Kanada

10. Ruby Alamsyah

ruby.jpg

Ruby Alamsyah menjadi narasumber utama di berbagai media massa nasional terkait kejahatan pembobolan rekening nasabah sejumlah bank melalui ATM. Ruby yang sempat dihadirkan sebagai saksi ahli di persidangan Antasari Azhar bahkan sempat mempraktekkan cara para pelaku menguras isi ATM dengan teknologi skimmer.

(http://inet.detik.com/)

 
Leave a comment

Posted by on November 2, 2012 in Sang Tokoh IT

 

Linus Torvalds : Sang Pencipta Linux

Linus Torvalds lahir di Helsinki, Finlandia, pada tanggal 28 Desember 1969. ketika usianya baru 10 tahun dia sudah mulai berkecimpung dalam urusan pembuatan pemrograman computer melalui komputer Commoore VIC-20 milik kakeknya.
Pada tahun 1988, Linus kuliah di university of Helsinky, Finlandia. Disana dia mulai mengenal pemrograman C. Untuk lebih memperdalam ilmunya, Linus kemudian membelil sebuah komputer yang kala itu masih menggunakan MS-DOS buatan microsoft sebagai sistem operasinya. Tapi, kala itu Linus justru lebih tertarik pada komputer milik universitasnya yang menggunakan sistem operasi UNIX. Ia pun coba mengembangkan sistem operasi yang memadai untuk PC UNIX. Beberapa bulan kemudian Linus berhasil membuat versi kasarnya yang diberi nama Linux. Nama Linux mungkin saja merupakan akronimdari Linus dan UNIX.
Untuk memperkenalkan sistem operasi barunya tersebut, Linus mem-posting pesan melalui internet kepada para pengguna PC di seluruh dunia. Bahkan Linus membuat software-nya untuk dapat di download secara gratis dan merilis source code-nya, yang berarti bahwa semua orang yang memiliki pengetahuan tentang pemrograman komputer dapat memodifikasi Linux untuk disesuaikan dengan tujuan mereka masing-masing.
 
Leave a comment

Posted by on November 2, 2012 in Sang Tokoh IT

 

Mark Elliot Zuckerberg – Pencipta Facebook

Mark Elliot Zuckerberg (lahir di White Plains, New York, 14 Mei 1984; umur 26 tahun). Anak dari Edward dan Karen Zuckerberg. Ia adalah seorang programer komputer dan pengusaha asal Amerika Serikat. Menjadi kaya di umurnya yang relatif muda karena berhasil mendirikan dan mengembangkan situs jaringan sosial Facebook di saat masih kuliah dengan bantuan teman Harvardnya Andrew McCollum dan teman sekamarnya Dustin Moskovitz dan Crish Hughes. Saat ini ia menjabat sebagai CEO Facebook.[4]. Zuckerberg terlahir sebagai Yahudi, namun ia memproklamirkan dirinya sebagai seorang Atheis

Read the rest of this entry »

 
5 Comments

Posted by on November 2, 2012 in Sang Tokoh IT

 

Bill Gates TOKOH IT DUNIA

Biografi Bill Gates

Kali ini kita akan membahas seorang yang sangat terkenal karena kepandaian dan kejeniusannya serta kekayaannya. Awalnya ia adalah seorang programmer komputer dan akhirnya saat ini menjadi seorang pimpinan perusahaan terkemuka.Sebagian besar produk perusahaannya digunakan di seluruh dunia.

Ia adalah William Henry Gates. William Henry Gates III atau lebih terkenal dengan sebutan Bill

Gates, lahir di Seatle, Washington pada tanggal 28 Oktober 1955. Ayah Bill, Bill Gates Jr., bekerja di sebuah firma hukum sebagai seorang pengacara dan ibunya Mary, adalah seorang mantan guru.

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on November 2, 2012 in Sang Tokoh IT

 

Larry Ellison

Larry Ellison adalah pendiri Oracle, perusahaan software enterprise terkemuka di duia. Dia pun menjadi salah satu orang terkaya di dunia teknologi.

Larry Ellison drop out dari University of Illinois. Ia kemudian mencoba kuliah lagi di University of Chicago. Namun lagi-lagi, dia keluar setelah menempuh hanya satu semester.

Dia kemudian bekerja sebagai programmer freelance. Dan kemudian memutuskan tidak menyeesaikan kuliah sebelum akhirnya mendirikan Oracle.

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on November 2, 2012 in Sang Tokoh IT

 

Tags: , , , , ,

Mark Zuckerberg

Sama seperti Bill Gates, Zuckerberg kuliah di Universitas Harvard, salah satu perguruan tinggi paling bergengsi. Dan demi mengembangkan Facebook, dia pun nekat hengkang pada tahun 2004.

Saat itu, Facebook sama sekali belum dikenal. Namun dalam waktu singkat, situs ini menuai popularitas hingga kini menjadi yang terpopuler di dunia.

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on November 2, 2012 in Sang Tokoh IT

 

Tags: , , , ,